Laman

Sabtu, 04 April 2009

Bangkit & Maju Bersama Drs. H. Syahrir Wahab, MM Membangun Gelanggang Remaja Bumi Tanadoang  Sepenggal Catatan Inspirasi Dari Exsebisi Sepaktakraw P



Nur Qadriyanti, Muh. Nasrum, M. Dzulfikar Wahab, Muliadi, Andi Hafsah Rajab, dan Jumasiah, itulah nama tujuh orang putera-puteri terbaik Kabupaten Kepulauan Selayar yang sepanjang hidupnya telah banyak menyumbangkan prestasi terbaik mereka baik bagi daerah kelahirannya, maupun bagi negara Republik Indonesia melalui pengembangan bakat dan minat generasi muda pada cabang olahraga sepaktakraw.
Namun satu hal penting yang perlu digaris bawahi, bahwa meski mereka menyandang predikat sebagai atlit sepaktakraw nasional, akan tetapi mereka seakan tidak sedikit pun mengalami perubahan sifat dan karakter.
Pasalnya, saat mereka punya waktu untuk kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, didampingi adik-adik mereka yang masih sementara menjalani tahapan penggemblengan, dengan penuh kerendahan hati tujuh orang personil timnas sepaktakraw Indonesia ini ternyata masih sudi berhadapan dengan pemain sepaktakraw amatiran dari tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa.
Terbukti dengan kesediaan mereka untuk menghadiri undangan pertandingan sepaktakraw persahabatan yang digelar pengelola Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Lapangan Pemuda Embaiya, Kecamatan Buki.
Bahkan bagi sosok M. Nasrum exsibisi ini merupakan momentum pemanasan yang luar berharga bagi ke tujuh personil timnas Sepaktakraw Indonesia yang berasal dari Bumi Tanadoang Kabupaten Kepulauan Selayar itu. Khususnya, menjelang pelaksanaan Pelatnas di negeri Laos dan Porda ke 18 di Kabupaten Pangkep nantinya.
Dimana, kegiatan ini sendiri dimeriahkan oleh 16 club sepaktakraw dari Kecamatan Buki dan Kecamatan Bontomate’ne. Masing-masing : Club Tinggi Mae (Universitas Terbuka), Club Embayya Bonelohe, Club Samba Dusun Borong-Borong, Desa Bontolempangang, Club sepaktakraw Dusun Mardekayya, Desa Bontolempangang, Club sepaktakraw Dusun Tenro, Desa Bontolempangang, Club sepaktakraw Dusun Bontonumpa, Desa Lalang Bata, club sepaktakraw Dusun Silolo, Desa Lalang Bata, Club sepaktakraw Dusun Barat Lambongan, Desa Maharayya, club sepaktakraw Dusun Sariahang, Kelurahan Batangmata dan club sepaktakraw Kelurahanan Batangmata.
Menanggapi tingginya apresiasi kalangan generasi muda terhadap upaya pengembangan dunia persepaktakrawan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Maka dalam kaitan itu, Abd. Wahab, S.Sos bertindak selaku pembina sepaktakraw Kabupaten menilai, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sudah saatnya menempuh langkah kebijakan untuk membangun gelanggang remaja mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa.
Namun satu hal yang perlu diperhatikan, bahwa dalam pembangunannya gedung gelanggang remaja ini gedung ini harus mampu mengakomodir semua bentuk aktivitas organisasi pemuda yang terdapat pada masing-masing wilayah. Mulai dari aktivitas peningkatan dan pembinaan pemuda dalam bidang pementasan seni dan lebih terkhusus lagi dalam rangka pengembangan bakat olahraga sepaktakraw, bulutangkis, sampai kepada olahraga tenis meja.
Disamping juga, gedung ini haruslah didukung oleh terbangunnya sarana tribun penonton, areal parkir dalam gedung, dan Kantor gelanggang sebagai sarana penunjang terpenting dari yang terpenting. Mengingat di kantor gelanggang inilah akan ditempatkan petugas-petugas khusus mulai dari security, cleaning service, sampai kepada tukang parkir kendaraan bermotor.
Akan tetapi, untuk lebih matangnya rencana program pembangunan gedung gelanggang remaja itu sendiri, mungkin bukanlah suatu hal yang berlebihan jika Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengawali niat baiknya itu dengan terlebih dahulu mengadakan kegiatan study banding ke beberapa daerah di luar Sulawesi-Selatan, yang telah lebih awal memiliki fasilitas gelanggang remaja.
Sepertihalnya, gelanggang remaja Dewa Ruci di Jakarta Utara dan gelanggang remaja Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan. Di kedua wilayah inilah kata Abd. Wahab, berdiri kokoh sebuah bangunan gelanggang remaja yang didalamnya terdapat tiga buah lapangan untuk tiga cabang olahraga brbeda yaitu, sepaktakraw, bulutangkis, tenis meja dan panggung pementasan seni. Disamping juga ditunjang oleh sarana prasarana, tribun penonton, kantor gelanggang dan areal perparkiran dalam gedung.
Terkait ide ini, Abd. Wahab sendiri mengaku, kalau sampai sejauh ini pihaknya telah menyodorkan konsep usulannya kepada bagian program peningkatan pembinaan prestasi olahraga dan peningkatan aktivitas pemuda bidang seni yang berada di bawah naungan Bagian Olahraga dan Pemuda Setda Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dan tinggal menunggu respon dari Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar yang selama ini diakuinya telah banyak memberikan bantuan materi, support, dan dorongan semangat dalam upaya peningkatan prestasi dalam dunia persepaktakrawan di daerah penghasil tenteng kenari itu. Baik, di kalangan pelajar, mau pun kalangan remaja pada umumnya.
Tidak heran, kalau selama ini putera-puteri terbaik Bumi Tanadoang begitu gigih dan bersemangat, untuk senantiasa tampil terdepan dalam meraih prestasi pada cabang olahraga sepaktakraw, baik pada skala nasional maupun skala Internasional.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kalangan generasi muda atas segala bantuan dan dorongan motivasi dari sosok seorang Drs. H. Syahrir Wahab, MM, khususnya di dalam menumbuhkan dan menggelorakan semangat perjuangan kepada segenap atlit sepaktakraw di daerah ini, tandas Abd. Wahab (*)

Tidak ada komentar: