Laman

Selasa, 24 November 2009

Sosok Ir. H. Romlah Diharapkan Tampil Dampingi H. Syahrir Wahab, MM



Dukungan Masyarakat Mengalir Sederas Air Sungai
Laporan : Fadly Syarif
Tanpa terasa tinggal sebulan lagi tahun 2009 akan meninggalkan kita semua dengan menyisakan memory kenangan pahit manis kehidupan. Dan itu berarti, Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) pada sebelas wilayah kabupaten/kota di belahan Provinsi Sulawesi-Selatan pun kian mendekati hari H pelaksanaannya.
Salah satu diantaranya adalah Kabupaten Kepulauan Selayar, sebuah kabupaten yang letak persisnya berada di penghujung jazirah paling selatan Provinsi Sulawesi-Selatan.
Seiring dengan kian dekatnya masa Pilkada di daerah berjuluk kabupaten kepulauan tersebut, aroma persaingan para calon petarung yang akan ikut serta meramaikan bursa pemilihan figur calon pemimpin Bumi Tanadoang pun serasa kian menghangat.
Terlebih lagi, setelah mulai munculnya puluhan nama putra terbaik Bumi Tanadoang yang secara sah menyatakan kesiapannya untuk mengawal perputaran roda pemerintahan Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rentang waktu lima tahun kedepan, terhitung sejak 2010 sampai tahun 2015 mendatang.
Nuansa persaingan serasa kian kental dengan mulai menjamurnya beraneka ragam baliho, spanduk mau pun sticker lengkap dengan tampilan maskot andalan dari masing-masing kubu calon petarung.
Bahkan, bak akan mengadu sepasang ayam jago para simpatisan pendukung dan barisan tim sukses para calon pun tampak mulai berkemas mempersiapkan energi dan stamina ayam jagoannya masing-masing untuk dipertaruhkan.
Terbukti, dalam beberapa bulan terakhir ini saja sejumlah nama figur calon Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar periode 2010-2015 kian ramai diperbincangkan. Demikian pula halnya, menyangkut paket wakil yang bakal mereka gandeng.
Salah satu contohnya, Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si yang sebelumnya sempat disebut-sebut bakal tampil bergandengan dengan incumbent Drs. H. Syahrir Wahab, MM.
Meski belakangan, ibarat seorang artis papan atas yang tengah naik daun, nama Ketua Bappeda Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH mendadak melejit ke permukaan menggantikan posisi Dr. Ir. Marjani Sultan, MSi yang dikabarkan akan ikut tampil sebagai petarung melalui jalur independent. Setelah Drs. H. Syahrir Wahab, MM resmi menetapkan H. Saiful Arif, SH sebagai calon wakilnya di bursa Pilkada mendatang.
Figur H. Saiful Arif, SH Menuai Kontroversi
Munculnya sosok H. Saiful Arif, SH sebagai calon pasangan H. Syahrir Wahab tak luput menuai kontroversi di lapangan. Tak sedikit pihak yang berpandangan kalau di usianya yang masih relatif sangat mudah H. Saiful Arif, SH belum layak tampil bergandengan dengan incumbent di Bursa Pilkada 2010.
Pasalnya, sebagian rakyat Bumi Tanadoang menilai perjalanan karier figur Saiful Arif, SH masih sangat panjang. Salah satu diantaranya dengan melewati jenjang jabatan Sekretaris Daerah menggantikan Ir. Zubair Suyuthi yang akan segera memasuki masa purna bhaktinya.
Pendapat lain menyatakan, sebaiknya H. Saiful Arif, SH dapat tetap konsisten sebagai seorang Ulama Panutan Ummat Islam di Kabupaten Kepulauan Selayar dengan tidak melibatkan diri ke dalam dunia politik praktis.
Sebab, menurut sebagian kalangan munculnya nama H. Saiful Arif, SH sebagai calon wakil bupati dikhawatirkan akan berimbas pada mulai berkurangnya simpati dan kepercayaan Ummat terhadap pribadi H. Saiful Arif, SH dalam kapabilitasnya sebagai seorang Da’i penyeru kebajikan.
Pandangan berbeda muncul dari lembaga Assosiasi Insan PERS Kabupaten Selatan-Selatan Pusat Kabupaten Bantaeng, Cabang Kabupaten Kepulauan Selayar yang pada kesimpulannya meminta H. Saiful Arif, SH tetap konsisten menjadi seorang manusia sosial kontrol dalam kapabilitas pribadinya sebagai mantan wartawan Harian Pagi Pedoman Rakyat.
Lalu siapa gerangan pasangan yang dapat tampil serasi mendampingi Drs. H. Syahrir Wahab, MM di kancah Pilkada 2010 nantinya ???. Berikut rangkuman laporan hasil penelusuran wartawan media ini di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sore itu, hari menjelang senja saat tim liputan TN memasuki gerbang Dusun Silolo yang merupakan pusat ibukota Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki. Suasana kampung tampak lengang.
Dimana, sebagian rumah warga tampak tertutup rapat dari luar. Bahkan, hampir tak satu pun kendaraan yang tampak bersiliwerang di jalan raya. Ibaratnya sebuah kampung mati tak berpenghuni.
Maklum pada sore hari, penduduk di sekitar Dusun Silolo biasanya masih sibuk bergumul dengan perlengkapan bertaninya di kebun masing-masing. Terkadang, mereka baru pulang ke rumah saat hari akan beranjak malam.
Hanya ada beberapa parkiran motor yang tampak mewarnai salah satu pekarangan rumah warga. Adalah Amir, yang tak lain merupakan tokoh masyarakat Dusun Silolo. Melihat parkiran tersebut dengan rileks TN pun segera melangkahkan kaki memasuki pekarangan rumah berukuran sederhana dengan ukiran jepara tersebut, sembari mengucapkan Salam, Assalamu Alaikum.
Sejurus kemudian, balasan salam dari pemilik rumah pun terdengar dari ruang tengah rumah itu. “Wa Alaikum Salam Wr.Wb.” jawab seorang pria bertubuh kekar dengan balutan kain sarung di pinggangnya sembari mempersilahkan TN untuk duduk.
Tak berselang lama TN pun mulai terlibat perbincangan dengan si empunya rumah, berbagai pokok bahasan mewarnai obrolan hari itu, Salah satunya menyangkut kemajuan pembangunan yang mulai dirasakan faedahnya oleh masyarakat setempat. Sampai pada perbincangan yang mengarah kepada persoalan Pilkada dan dukung mendukung pasangan calon bupati periode 2010-2015.
Dari perbincangan ke perbincangan, TN berkesimpulan, menjelang masuknya masa Pilkada 2010 sosok Drs. H. Syahrir Wahab, MM ternyata masih memiliki popularitas yang sangat tinggi di masyarakat, tanpa terkecuali di Dusun Silolo, Desa Lalang Bata yang sejak Pilkada 2005 silam memang adalah salah satu basis pemenangannya.
Terlebih lagi, setelah jalan beraspal hotmix melintasi ruas Dusun Silolo dan beberapa kampung-kampung tetangga terdekat di sekitarnya. Namun, satu harapan besar masyarakat setempat, kiranya, di bursa Pilkada 2010 Drs. H. Syahrir Wahab, MM berkenan menggandeng sosok Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Ir. H. Romlah yang dari segi teknis pengawasan tak lagi perlu diragukan.
Selain juga, Ir. H. Romlah merupakan putra Buki yang dapat diandalkan pada tataran lobi-lobi ke pemerintah pusat agar Kabupaten Kepulauan Selayar bisa mendapatkan alokasi kucuran dana yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Terutama pada upaya peningkatan sektor pembangunan infrastruktur jalan.
Belum lagi, setelah mempelajari berbagai konsep program pembangunan yang telah di desaing secara matang dan sistematis oleh Ir. H. Romlah. Salah satu diantaranya, penerapan konsep penataan Padang sebagai perkampungan nelayan pesisir masa depan di belahan Kawasan Timur Indonesia. (KTI).
Dukungan besar masyarakat Desa Lalang Bata dan sekitarnya kepada sosok Ir. H. Romlah tentu bukanlah suatu hal yang tidak berdasar. Pasalnya, masyarakat berpandangan sudah saatnya putra Buki tampil berkiprah di lembaga Eksekutif. Setidaknya, dalam jabatan sebagai wakil bupati.
Dengan seuntai harapan, saban hari kota Buki lama bisa terlahir menjadi sebuah desa tujuan wisata percontohan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Khususnya, sektor wisata sejarah, budaya & arkeologi.
Tentu dengan dukungan potensi wisata Agri hortikultura dan keindahan beraneka ragam panorama wisata alam sepertihalnya Balang Timurung yang terletak di kampung Bontoa, Dusun Tanete Pale.
Berikut dukungan infrastruktur jalan penunjang untuk menuju ke lokasi obyek wisata yang dimaksud. Meski untuk menggapai impian ini dibutuhkan proses perjuangan panjang, salah satunya dengan mengusung Ir. Romlah sebagai calon wakil bupati pendamping pasangan H. Syahrir Wahab, MM.
Dari hari kehari, dukungan untuk Ir. Romlah tampil bergandengan dengan H. Syahrir Wahab, MM terus mengalir, sederas aliran air sungai yang melintasi hampir seluruh pelosok wilayah perkampungan di Kecamatan Buki
“Tak ada alasan untuk tidak mendukung Ir. H. Romlah. Sebab, selain dikenal sebagai pribadi yang murah senyum.. Kepala Dinas PU Kabupaten Kepulauan Selayar ini juga dikenal berkepribadian religius dengan sifat humoris yang seolah tak pernah lepas menyertai kehidupan kesehariannya, ujar tokoh masyarakat Dusun Silolo bernama Amir ini sembari mengenang karakter pergaulan Ir. H. Romlah yang terkesan tak pernah membeda-bedakan orang-orang di sekitarnya termasuk saat menerima aspirasi masyarakat di ruang kerjanya.
Kaitannya, dengan upaya peningkatan sarana jalan pedesaan dan pemukiman di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Belum duduk saja, dia telah banyak memberikan bukti nyata karyanya di Kabupaten Kepulauan Selayar. Bagaimana kalau seandainya nanti dia duduk sebagai wakil bupati ??. (*)







.

1 komentar:

Safira Devi Amorita mengatakan...

Saya kutip berita anda di www.semangatpagi.com
BTW thanks atas kiriman artikel dan maaf kalo lama baru saya balas.